Total Pageviews

Monday, 30 May 2016

Instalasi Sistem Operasi Metode Clean Install

Instalasi Sistem Operasi Metode Clean Install
  Metode clean install merupakan suatu metode untuk menginstalasi sistem operasi yang baru dimana sebelumnya pada suatu komputer belum terdapat sistem operasinya. Dalam metode ini sistem operasi akan menghapus semua file yang ada dalam partisi harddisk yang digunakan untuk menginstall sistem operasi tersebut. Ketika clean instal sudah selesai, maka pada hard dsik hanya terdiri dari sistem operasi yang baru, sama seperti komputer digunakan pertama kali.  
  Dalam beberapa kasus, clean install tidak diperlukan ketika sistem operasi berhasil diupgrade dengan baik. Metode ini lebih mudah dan aman untuk perfomansi standar installasi. Ketika menginstallasi Sistem operasi Windows atau Linux, maka akan memberikan pilihan  untuk mengaupgrade atau menginstallasi baru. Installer akan memberikian pilihan antara standard upgrade dan clean installation sebelum proses installasi. Pada installasi Windows 7 atau Windows 8 juga akan memberikan option format dan partisi harddisk apabila saudara memilih clean install. Dalam sistem operasi  Mac X, kita dapat menggunakan program Disk Utility untuk memformat  atau mempartisi harddsik sebelum melakukan clean install.


  Sebelum melakukan clean install sebaiknya semua data di primary hard disk yang diperlukan dibackup terlebih dahulu. Pembackupan dapat dilakukan pada external hard disk atau ke komputer lain. Pastikan bahwa semua file yang penting telah dibackup dengan baik.

Sunday, 29 May 2016

Partisi dan Sistem File Pada Linux

Assalamualaikum Wr. Wb.

Selamat pagi semuanya. Perkenalkan nama saya Ilham Pras, ini adalah blog baru saya. Pada postingan pertama ini saya ingin menghasih tahu, bukan tempe loh ya, haha. Apa sih Partisi dan Sistem File Pada Linux. selamat menyimak.

1. PARTISI PADA LINUX
          Partisi adalah pembagian dalam format harddisk. Ini adalah pembagian secara logic bukan secara fisik, sehingga kita dapat mengedit dan memanipulasi partisi untuk berbagai tujuan. Hal ini berguna adalah memiliki beberapa partisi, yang masing-masingnya di format dengan sistem file yang berbeda. File system adalah format disk yang dimasukkan ke dalam tabel yang dapat di baca, ditafsirkan, dan ditulis oleh sistem operasi. Ada 3 jenis partisi yaitu : primary, extended, logical. Setiap hardisk hanya memiliki 4 partisi primer. Keterbatasan ini disebabkan dari Master Boot Record yang memberitahu komputer akaan dipartisi dapat di boot, karena itu biasanya partisi primer disediakan untuk sistem operasi.
Ada 3 partisi yang wajib diketahui pada Linux Debian :
1.  Partisi primary : Partisi utama pada Linux, partisi primary pada Linux tidak seperti windows yang mengizinkan 1 partisi primary, akan tetapi pada Linux terdapat 4 partisi primary sekaligus.
2. Partisi Extended : Partisi perluasan untuk mengatasi kekurangan pada partisi primary.
3. Partisi logical : Dibuat dalam bentuk partisi extended. Penomoran dimulai dari nomor 5, 6, 7 dan 8, atau melihatnya dengan #5, #6, #7.

2. SYSTEM FILE PADA LINUX
  System file pada Linux tersusun atas direktori-direktori lain yang tersusun secara hirarki dari directory utamanya ‘/’ atau dikenal dengan –”root director”, dan di bawahnya terdapat lagi direktori yang merupakan tempat penyimpanan konfigurasi sistem yang ada pada linux.
Direktori-direktorinya antara lain:
a. /bin
  Kependekan dari “binaries”, atau executable, dimana banyak terdapat program-program sistem yang esensial. Untuk melihat file-filenya, maka digunakan perintah Is-F/bin.
b. /dev
  File-file device yang mengakses system devices dan resourse seperti  disk drive, modems, dan memory. Misalnya untuk membaca input dari mouse maka dilakukan dengan mengakses /dev/mouse. Nama file yang diawali dengan fd adalah floppy disk devices adalah floppy disk drive pertama,dan fd1 merupakan yang kedua.
c. /etc
  Berisi sejumlah file konfigurasi sistem, seperti /etc/rc (script inisialisasi sistem).
d. /sbin
  Berisi binary-binary sistem yang esensial dimana digunakan untuk administrasi sistem
e. /home
Berisi direktori rumah dari para pengguna sistem. Sebagai contoh /home/yamta, maka merupakan home directory dari user ―yamta‖.
f. /lib
Berisi shared library images, merupakan file-file yang berisi kode dimana banyak program-program menggunakannya secara umum.
g. /proc
/proc mendukung virtual file system‖, dimana file-file disimpan pada memori, tidak pada disk. File-file ini mengacu pada berbagai proses yang jalan pada sistem, sehingga dapat memberikan anda informasi tentang program-program dan proses-proses yang berjalan pada saat tertentu.
h. /tmp
  Berisi tentang file-file yang bersifat sementara.
i. /usr
  /usr merupakan direktori yang sangat penting dimana berisi sub-direktori yang berisi beberapa dari program-program dan konfigurasi file-file yang digunakan pada sistem yang paling penting. Isi dari /usr antara lain sebagai berikut.
j. /var
  Berisi direktori yang sering berubah ukurannya. Misal basis data. 

Semoga bermanfaat dengan postingan saya yang pertama ini, kurang lebihnya saya mohon maaf. :)

Wassalamualaikum Wr. Wb.